SMARTAXATIONING.COM, Jakarta – Batas akhir pelaporan SPT Tahunan Penghasilan orang pribadi paling lambat 31 Maret 2017. Biasanya, menjelang akhir Maret, para wajib pajak menyerbu Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di seluruh Indonesia untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak.

Kini, seiring perkembangan teknologi, kita tak perlu repot-repot datang ke kantor pajak. Sebab sudah tersedia pelaporan pajak dengan metode online. Atau dikenal dengan e-Filing.

E-Filing adalah suatu cara penyampaian SPT tahunan PPh secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada laman DJP Online (https://djponline.pajak.go.id) atau laman penyedia layanan SPT elektronik.

Melalui e-Filing, kegiatan mengisi dan mengirim SPT tahunan dapat dilakukan dengan mudah dan efisien. Formulir elektronik dilengkapi panduan cara mengisi dapat membantu para pengguna layanan e-Filing.

Layanan pajak online dapat diakses kapan dan dimana pun, sehingga penyampaian SPT melalui e-Filing dapat dilakukan setiap saat 24 jam. Dengan e-Filing tidak diperlukan lagi dokumen fisik berupa dokumen berupa kertas manual sebab semua dokumen akan terkirim dalam bentuk dokumen elektronik.

Bagaimana cara lapor SPT Pajak lewat e-Filing?

Bagi pembayar pajak pengguna e-Filing yang baru pertama kali menggunakan fasilitas ini, langkah pertama adalah mengajukan permohonan aktivasi EFIN ke KPP atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP).

EFIN atau Electronic Filing Identification Number adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh DJP kepada pembayar pajak yang melakukan transaksi elektronik dengan DJP.

Untuk pembayar pajak orang pribadi, permohonan aktivasi EFIN harus dilakukan sendiri oleh yang bersangkutan, tidak diperkenankan untuk dikuasakan kepada pihak lain. Harus datang sendiri. Sedangkan untuk pembayar pajak badan, permohonan aktivasi EFIN dilakukan oleh pengurus yang ditunjuk untuk mewakili badan dalam rangka melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Setelah memperoleh EFIN, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan diri dengan membuat akun pada layanan pajak online, yakni di laman DJP Online atau laman penyedia layanan SPT elektronik.

Data yang diperlukan untuk melakukan pendaftaran, yaitu NPWP dan EFIN. Masukkan NPWP, nomor EFIN, dan kode keamanan kemudian klik “verifikasi”.

Selanjutnya, sistem secara otomatis akan mengirimkan identitas pengguna (NPWP), password, dan link aktivasi melalui email yang Anda daftarkan.

Selanjutnya, klik link aktivasi tersebut. Setelah akun diaktifkan, silakan login kembali dengan NPWP dan password yang sudah diberikan.

Langkah terakhir adalah mengisi dan mengirim SPT tahunan. Pastikan Anda masuk ke layanan e-Filing pada laman layanan pajak online. Selanjutnya pilih “buat SPT”. Ikuti panduan yang diberikan, termasuk yang berbentuk pertanyaan. Isi SPT mengikuti panduan yang ada.

Apabila SPT sudah dibuat, sistem akan menampilkan ringkasan SPT. Untuk mengirim SPT tersebut, ambil terlebih dahulu kode verifikasi. Kode verifikasi akan dikirim melalui email Anda. Masukkan kode verifikasi dan setelah itu klik “kirim SPT”.

Selesai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here