SMARTAXATIONING.COM, Medan – Direktorat Jenderal Pajak Pajak (DJP) Sumut I menggandeng Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I) untuk meningkatkan penerimaan pajak, tahun 2018 ini ditargetkan mencapai Rp20 triliun lebih.

Kedua institusi itu menggelar dialog dan edukasi tentang perpajakan khususnya pelaporan surat pemberitahuan (SPT) Tahun 2017 melalui e-filing di Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto Medan.

Hadir di sana Kabid Pendaftaran Ekstensifilkasi dan Penilaian DJP Sumut I Erwin Priambodo mewakili Kakanwil DJP Sumut I, Ketua Umum DPP AK2PI Suherman Saleh yang pernah menjabat Kakanwil DJP Sumbar dan Jambi. Ketua Pengda AKP2I Sumut Saragitua Simarmata, Ketua Pengcab AKP2I Medan dan para wajib pajak yang memenuhi lobi Plaza Medan Fair.

Erwin Priambodo kepada wartawan mengatakan, tahun 2018 ini ditargetkan penerimaan pajak Rp20 triliun lebih, meningkat hampir 20 persen signifikan dibanding target 2017 sebesar Rp19 triliun lebih. “Kami kerjasama dengan AKP2I untuk edukasi pengetahuan tentang perpajakan,” kata Erwin.

Menurutnya, Wajib Pajak (WP) secara umum sudah baik dan sadar akan kewajiban perpajakannya. Tapi banyak yang keliru dan belum tahu cara mengisi SPT sehingga banyak belum benar. “Inilah yang mau kita betuli,” jelasnya.

Selain itu sebut dia, banyak persepsi di tengah masyarakat yang mengatakan semua-semua dipajaki. Padahal sebenarnya pemerintah telah meringankan pajak kepada masyarakat melalui program tax amnesty dan beberapa tahun ini juga belum ada peningkatan tarif.

“Yang ada justru menurunkan. Kalau WP paham dan mengerti pajak yang kita bayar memberi sumbangsih pada pembangunan negara Indonesia maka nanti cenderung WP akan bersikap jujur memberikan berkas-berkas yang kita minta,” katanya.

Menurutnya, ke depan wajib pajak tak ada peluang untuk menghindar karena seluruh data rekening, tabungan maupun deposito Rp 1 miliar ke atas datanya ada sama DJP. Begitu pula untuk rekening yang di luar negeri per Oktober ada sama DJP.

“Jadi nanti WP tak ada peluang untuk menghindar lagi,”tandasnya. Menjelang batas waktu penyetoran tanggal 31 Maret 2018 ini, Erwin mengimbau agar WP melapor sebelum batas waktu. Namun DJP Sumut I tetap membuka kantor pada Sabtu, 24 Maret sampai jam 2 dan 31 Maret sampai jam 4 sore.

Ketua Umum DPP AKP2I Suherman Saleh mengatakan, Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I) sah dan diakui pemerintah (Menkeu). AKP2I ikut mengedukasi masyarakat wajib pajak untuk pelaporan dan pembayaran pajak dengan benar dan tertib. “Menkeu mengijinkan anggota AKP2I untuk menemani petugas pajak,” katanya.

Untuk itu, AKP2I bersama DJP Sumut I menggelar sosialiasi kepada wajib pajak di Medan. Ia menilai program tax amnesty di Indonesia termasuk super berhasil, banyak WP dan nilai uangnya. Tax amnesty ini digelar di beberapa negara seperti Afrika Selatan dan Hongkong.Saat ini ada 700 anggota AKP2I yang baru dua tahun berdiri.

Ketua Pengda AKP2I Sumut Saragitua Simarmata didampingi Ketua Pengcab Medan Riswan menambahkan AKP2I, kini sudah ada di Medan, Tebing, Pematangsiantar, Binjai dengan anggota 105 dan sekira 2.500 WP yang ditangani. AKP2I berhasil memasukkan penerimaan pajak Rp55 miliar. Rata-rata per tahun yang bisa dikumpulkan melalui AKP2I bisa Rp10-20 miliar.

“Kita targetkan membentuk AKP2I di semua kabupaten kota di Sumut,” katanya seraya menyebut target kurang lebih 500.AKP2I, mitra terpercaya dari Dirjen Pajak. Kami juga ada tanggung jawab dalam penerimaan, kerjasama dengan DJP Sumut I dan II,” jelasnya.

“DJP akan paparkan sistem informasi konsultan pajak yang intinya bagaimana wp bisa tahu tentang perpajakan,” kata Saragitua.

Menurut dia, di Jepang pemahaman tentang pajak sudah begitu besar dengan perbandingan konsultan pajak 3, fiskus (pegawai pajak) 1.Secara nasional ada 43.000 fiskus (pegawai).

Sedangkan konsultan pajak di bawah AKP2I per 31 Desember 2018 baru 700-an, diantaranya di Sumut 105. “Konsultan pajak berpengaruh tingkatkan penerimaan pajak,” jelasnya.

Sosialisasi itu mendapat respon positip dari wajib pajak dengan membludaknya yang datang dan ingin mengetahui tentang pelaporan SPT melalui e-filing.

Sumber: harianandalas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here