Dalam bidang perpajakan ada beberapa profesi terkait pajak, yaitu Konsultan Pajak, Praktisi Pajak dan Akademis Pajak. Pada kesempatan ini saya akan membahas mengenai profesi Konsultan Pajak.

Konsultan Pajak adalah setiap orang yang dengan keahliannya dan dalam lingkungan penugasannya, secara bebas dan profesional memberikan jasa perpajakan kepada Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Profesi Konsultan Pajak juga harus mempunyai kode etik yang menjadi pedoman dalam berfikir, bersikap dan bertindak dalam menjalankan profesinya. Hal ini diantaranya:

Konsultan Pajak wajib:

  1. Mematuhi ketentuan hukum dan peraturan perpajakan.
  2. Menjaga citra martabat profesi dengan senantiasa berpegang pada Kode Etik.
  3. Menjaga kerahasiaan dalam menjalankan profesi, kecuali untuk memenuhi perintah suatu Undang-Undang.
  4. Menjunjung tinggi integritas, martabat dan kehormatan:
    a. Dengan memelihara kepercayaan masyarakat;
    b. Bersikap jujur dan berterus terang tanpa mengorbankan rahasia penerima jasa;
    c. Dapat menerima kesalahan yang tidak disengaja dan perbedaan pendapat yang jujur, tetapi tidak boleh menerima kecurangan atau mengorbankan prinsip.
  5. Bersikap profesional:
    a. Senantiasa menggunakan pertimbangan moral dalam pemberian jasa yang dilakukan;
    b. Senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan dan menghormati kepercayaan masyarakat dan pemerintah;
    c. Senantiasa melaksanakan kewajibannya dengan penuh kehati-hatian, dengan mempertahankan pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki.
    d. Senantiasa bersikap adil, benar dan bersikap obyektif.
  6. Menjaga kerahasiaan dalam hubungan dengan Wajib Pajak:
    a. Harus menghormati dan menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh selama menjalankan jasanya;
    b. Tidak menggunakan atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali diperlukan atas perintah Undang-Undang atau atas perintah pengadilan untuk mengungkapkannya;
    c. Berkewajiban menjaga prinsip kerahasiaan bagi staf atau karyawan, termasuk pihak lain yang diminta untuk memberikan nasehat dan bantuan.
  7. Hubungan dengan teman seprofesi wajib dilaksanakan dengan saling menghormati, saling menghargai, dan saling mempercayai.

Larangan bagi Konsultan Pajak:

  1. Larangan bagi Konsultan Pajak perihal Rangkap Jabatan:
    a. Dilarang melakukan kegiatan profesi lain yang terikat dengan pekerjaan sebagai pegawai negeri, BUMN/BUMD, kecuali dibidang riset, pengkajian dan pendidikan;
    b. Dilarang meminjamkan ijin praktik untuk digunakan oleh pihak lain;
    c. Dilarang menugaskan karyawannya dan/atau pihak lain yang tidak menguasai pengetahuan perpajakan dalam bertindak memberikan nasehat, dan/atau menangani urusan perpajakan;
    d. Dilarang menerima penugasan sebagai Konsultan Pajak dalam hal terdapat benturan kepentingan.
  2. Larangan terkait dengan Pelanggan:
    a. Dilarang menarik pelanggan yang diketahui atau patut dapat diketahui bahwa pelanggan tersebut masih merupakan pelanggan Konsultan Pajak lain;
    b. Dilarang menerima pelanggan pindahan dari Konsultan Pajak lain tanpa memberitahukan kepada Konsultan Pajak lain tersebut, dan harus secara jelas dan meyakinkan secara legal bahwa pelanggan tersebut telah mencabut kuasanya dari Konsultan Pajak lain tersebut;
    c. Dilarang memberikan petunjuk atau keterangan yang dapat menyesatkan Wajib Pajak mengenai pekerjaan yang sedang dilakukan;
    d. Dilarang memberikan jaminan kepada Wajib Pajak bahwa pekerjaan yang berhubungan dengan instansi perpajakan pasti dapat diselesaikan;
    e. Dilarang menetapkan syarat-syarat yang membatasi kebebasan Wajib Pajak untuk pindah atau memilih Konsultan Pajak lain;
    f. Dilarang menerima setiap ajakan dari pihak manapun untuk melakukan tindakan yang diketahui atau patut diketahui melanggar peraturan perundang-undangan perpajakan;
    g. Dilarang menerima permintaan Wajib Pajak atau pihak lain untuk melakukan rekayasa atau perbuatan yang bertentangan dengan peraturan perpajakan.
  3. Larangan Konsultan Pajak terkait hubungan dengan sesama Konsultan
    Dilarang membujuk karyawan dari Konsultan Pajak lain untuk pindah menjadi karyawannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here